Asam Urat Bisa Sembuh dengan Rutin Minum Santan Mentah (Susu Kelapa)

26 Desember 2020

Bagi Susanti mi pangsit atau bakso bukan sekadar makanan melainkan hobi. “Hampir setiap hari saya menyempatkan diri mengonsumsinya,” ujar Tanti, sapaan akrabnya. Saking sukanya, ia kerap memesan bahkan sebelum warung buka. Ia tidak sadar, kolesterol tinggi mempengaruhi kesehatannya. Ketika badan terasa tak nyaman, Tanti tak dapat menikmati kelezatan makanan kegemarannya.

Beberapa bagian tubuhnya terasa kebas dan telapak kakinya terasa sakit ketika berjalan. Warga Kota Malang, provinsi Jawa Timur, itu lantas memeriksakan diri ke dokter umum. Dokter menyatakan Susanti mengidap asam urat tinggi dan meresepkan obat antiasam urat. Hasil tes laboratorium menunjukkan, kadar asam urat Susanti mencapai 21,4 mg/dl. Kadar normal asam urat untuk perempuan 3,5—5,7 mg/dl.

 

Tinggi purin

Demi memperoleh kesembuhan, Susanti rajin mengonsumsi obat-obatan penurun asam urat. Namun, “Sembuhnya tidak tuntas, karena 2—3 hari kemudian kambuh lagi. Saat kambuh kalau jalan saya menyeret kaki,” ujar perempuan kelahiran 1959 itu. Gangguan asam urat muncul lantaran terjadi penumpukan purin dalam tubuh.

Menurut peneliti di Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang, Prof Dr H Subandi MSi, di dalam tubuh, purin berguna untuk mensintesis deoxyribose-nucleic acid (DNA). Asam urat itu untuk membangun tubuh dalam masa pertumbuhan.

Proses pemanfaatan purin itu terhenti saat mencapai usia dewasa, sehingga purin menumpuk di dalam tubuh. Tubuh mengubah purin menjadi asam urat yang seharusnya dibuang ke luar tubuh. “Penyebab asam urat berlebih bisa dari faktor internal atau gangguan dalam tubuh,” ujar dokter spesialis penyakit dalam dari rumahsakit dr Soetomo Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD.

Menurut dr Arijanto penyebab eksternal atau dari luar tubuh akibat mengonsumsi makanan-makanan berkadar purin tinggi seperti udang, kepiting, cumi-cumi, dan jeroan. Beberapa tanaman juga terbukti menaikkan asam urat seperti daun singkong atau biji melinjo. Sejatinya konsumsi makanan-makanan itu tidak sama sekali terlarang. “Untuk mencegah asam urat tinggi bisa dengan mengonsumsi minuman bersoda,” ujar dr Arijanto.

 

Soda

Proses pengubahan purin menjadi kristal asam urat semakin cepat ketika seseorang mengonsumsi air jeruk pascakonsumsi makanan tinggi purin. “Sebaiknya mengonsumsi minuman bersoda dan memperbanyak minum air putih,” tutur Arijanto, dokter alumnus Universitas Airlangga itu. Gejala penyakit asam urat atau yang biasa disebut gout berupa nyeri hebat di persendian tulang atau biasa disebut gout arthritis.

Selain dari gejala yang tampak, seseorang dikatakan berasam urat lebih jika melebihi ambang batas angka asam urat normal. “Kadar asam urat pada perempuan dewasa 3,5—5,7 mg/dl, sementara pada laki-laki 3,5—7. Bahkan jika sudah menyentuh 8,4, kecenderungannya sudah batu ginjal,” ujar dr Arijanto. Pengidap asam urat pun lebih berisiko mengidap batu ginjal lantaran kristal berpotensi mengendap di ginjal.

Pada Januari 2014, ibu 4 anak itu mendengar siaran radio mengenai khasiat santan untuk mengatasi beragam penyakit salah satunya asam urat. “Mulanya saya ragu, tetapi saya dengarkan terus sampai berminggu-minggu,” ujarnya. Akhirnya pada Maret 2014, Susanti memberanikan diri mengonsumsi santan.

“Setiap pagi saya mengonsumsi santan dari sebuah kelapa utuh yang saya parut lalu saya peras dengan air matang,” ujar nenek 7 cucu itu. Ia nyaman mengonsumsi santan lantaran rasanya enak di lidah dan relatif murah dibandingkan dengan obat dari dokter. Perempuan 58 tahun itu rutin mengonsumsi santan hingga 6 bulan kemudian beragam keluhan asam urat pun berhenti.

“Saya sudah bisa jalan dengan lancar seperti sebelum sakit. Tidak gampang kesemutan dan yang pasti badan rasanya sudah sehat,” ujar Tanti. Bagaimana duduk perkara santan mampu membantu meringankan penyakit asam urat Susanti? “Senyawa asam laurat pada santan dalam tubuh berubah menjadi monolaurin yang mudah masuk ke dalam sel,” ujar dr Zainal Gani.

Zainal Gani selama ini menganjurkan pemanfaatan santan. Dokter alumnus Universitas Brawijaya itu menuturkan senyawa monolaurin dalam santan mengaktifkan mitokondria sel. Gula darah pun termanfaatkan oleh mitokondria.

Menurut Zainal Gani penderita asam urat mesti memperhatikan kadar gula darah. “Asam urat lengket dengan gula darah. Hal itu menyebabkan asam urat mengendap di persendian kaki” ujar dr Zainal Gani. Untuk menggerus asam urat, kadar gula darah juga harus distabilkan. Zainal menuturkan sebuah kelapa dapat dikonsumsi dalam sehari baik yang ukuran kecil atau besar.

Jika santan kurang praktis, Zainal Gani menganjurkan pasien mengonsumsi minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO). “VCO merupakan minyak kelapa murni yang lebih praktis untuk dikonsumsi sehari-hari,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu. (Bondan Setyawan)

Sumber : trubus-online.co.id

 

PS: Anda bisa mendapatkan VCO asli, organik dan berkualitas tinggi sebagai pengganti konsumsi santan DI SINI.

Mau tahu bagaimana mengobati banyak penyakit hanya dengan air kelapa, santan, daging kelapa dan minyak kelapa? Silahkan Anda dalami ilmunya DI SINI.

 

Dengan senang hati kami ingin mendengar pendapat Anda.

Tinggalkan tanggapan

Mazanta
Logo
Shopping cart