Tips Supaya Virus di Vaksin Corona Tidak Bermutasi

26 Agustus 2021

Isi vaksin corona adalah virus yang dilemahkan (bukan mati dan bukan aktif). Jadi virus ini hidup tapi lemah dan masih ada kesempatan bermutasi jika lingkungan memungkinkan.

Yang dimaksud dengan “lingkungan yang memungkinkan” adalah ketika tubuh kita ph-nya asam, lagi sakit, dan tubuh lemah. Kondisi tubuh tidak sehat seperti ini memungkinkan si virus jadi aktif dan bermutasi karena memang sifat dasar dari virus adalah bermutasi untuk bertahan hidup. Bermutasi dalam artian dia beradaptasi menjadi lebih kuat sehingga bisa bertahan hidup di inangnya saat ini.

Apa akibatnya jika si virus bermutasi?

  1. Artinya virus tersebut aktif dan bisa menyebabkan Anda sendiri jadi terinfeksi. Niat hati ikut vaksin karena ingin terhindar pandemi, eh malah jadi kena gara-gara virusnya aktif.
  2. Virus “naik kelas” jadi lebih agresif dan Anda mau-tidak mau akan menyebarkan virus baru ini ke lingkungan sekitar.

Nah, cara supaya virus c19 dari vaksin ini tidak bermutasi adalah sebagai berikut:

  1. Divaksin saat tubuh sehat dan kuat.
  2. Minum air kelapa sebelum dan sesudah vaksin.
  3. Sesudah vaksin, minum VCO (Virgin Coconut Oil alias Minyak Kelapa Murni) 15ml tiap 4 jam selama 3 hari atau lebih.
  4. Jaga pola makan dan gaya hidup 14 hari sesudah vaksin.

 

DIVAKSIN SAAT TUBUH SEHAT DAN KUAT

Kalau tubuh Anda lemah dan ph nya rendah (asam), akan meningkatkan resiko bermutasinya virus. Sedangkan jika tubuh sehat dan kuat, si virus lemah yang akan mati duluan dan tidak bermutasi karena sudah dimatikan oleh imun kita yang kuat.

 

MINUM AIR KELAPA SEBELUM DAN SESUDAH VAKSIN

Anda bisa minum air kelapa 1 buah 2-4 jam sebelum divaksin dan minum lagi air kelapa 1 buah sesudah divaksin, 0-2 jam sesudahnya. Air kelapa ini tidak secara langsung membunuh virus dari vaksin, tapi dia bisa membantu menguatkan imun dan membantu tubuh menetralkan serta mendetoks (mengeluarkan) zat sintetis berbahaya dari vaksin.

 

MINUM VCO SECARA AGRESIF SELAMA 3 HARI ATAU LEBIH

Menurut Thamrin Usman, Guru Besar pada Fakultas Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi (MIPA) Untan, VCO memiliki kandungan lipid yang dapat berinteraksi dengan lipid membran sel virus corona. Karena lipid VCO bisa masuk dan berinteraksi dengan lipid membran sel pada virus, maka membran sel itu jadi rusak dan tidak berfungsi, sehingga akhirnya virus jadi mati.

Jadi belum sempat bermutasi dengan sempurna, si virus sudah mati duluan. Dosis 15ml tiap 4 jam (kecuali saat tidur), cukup efektif dalam mematikan virus lemah dari vaksin. Anda bisa menerapkan dosis ini minimal 3 hari atau lebih untuk memastikan virus corona dalam tubuh Anda mati SEMUANYA.

Jika Anda tidak suka dengan aroma atau rasa VCO, Anda bisa mencampurnya ke minuman (teh, jus, cokelat, dll) atau ke makanan.

 

JAGA POLA MAKAN & GAYA HIDUP SESUDAH VAKSIN

Selama 14 hari sesudah vaksin USAHAKAN atau BERJUANGLAH untuk menjaga pola makan dan gaya hidup Anda, seperti misalnya jangan rakus, hindari junk food, jangan begadang, jangan kecapean, dsb nya. Ini supaya tubuh Anda jangan sampai ph-nya rendah, imun turun dan tidak lemah, sehingga si virus tidak ada kesempatan untuk bermutasi.

PS: Anda bisa membeli VCO di apotek terdekat. Tapi pastikan VCO yang dibeli tinggi kualitasnya, tidak tengik dan tidak palsu, supaya usaha Anda tidak sia-sia. Jika Anda ragu dengan kualitas VCO di luar sana, Anda bisa memesannya DI SINI.

1 Comment
  1. Akhirnya bs tahu caranya. Thx ya

Tinggalkan tanggapan

Mazanta
Logo
Shopping cart