Trik Memasak Nasi Supaya Kalorinya Berkurang Sampai 60% – Cocok Buat Diet, Diabetes & Kanker

14 September 2021

Secangkir nasi putih memiliki sekitar 200 kalori dan angka ini dinilai besar bagi yang lagi program pelangsingan. Kabar baiknya, menurut penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan nasional American Chemical Society, memasak nasi dengan menambahkan minyak kelapa kemudian mendinginkannya di lemari es dapat memangkas kalori sebanyak 60%.

Nasi putih terdiri dari pati yang dapat dicerna dan jenis karbohidrat khusus yang disebut pati resisten. Manusia tidak memiliki enzim untuk mencerna pati resisten, sehingga tidak diubah menjadi gula dan diserap dengan cepat dalam aliran darah seperti pati yang dapat dicerna. Sebaliknya, ia melewati usus kecil dan dimetabolisme di usus besar, di mana ia difermentasi menjadi asam lemak rantai pendek yang memberi makan koloni bakteri usus yang sehat.

Semakin banyak pati resisten yang dimiliki makanan, semakin sedikit kalori dari pati yang akan diserap tubuh kita. Pati resisten berlimpah dalam makanan seperti kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, kentang mentah dan pisang mentah.

Para peneliti dari College of Chemical Sciences di Sri Lanka ingin mengetahui apakah mereka dapat mengubah beberapa pati beras yang dapat dicerna menjadi jenis yang tidak dapat dicerna, dan dengan demikian membuatnya lebih sedikit kalori.

 

Caranya Begini

Dengan menguji 38 jenis beras yang berbeda dan mensimulasikan pencernaan manusia dalam tabung reaksi, mereka menemukan resep untuk cara memasak nasi yang paling sedikit kalori, yaitu: masukkan 2 sendok makan ( sam dengan 10 ml untuk standar lokal) minyak kelapa ke dalam air mendidih, lalu tambahkan 1 cangkir beras dan masak selama sekitar 40 menit. Setelah matang, masukkan ke dalam lemari es selama 12 jam.

Beras yang dimasak dengan cara ini memiliki setidaknya 10 kali pati resisten dibandingkan nasi yang dimasak biasa dan kalori 10-15% lebih sedikit. Namun para peneliti berpendapat bahwa dengan jenis beras tertentu, metode tersebut dapat memangkas kalori hingga 50-60%.

Apalagi para peneliti menemukan bahwa memanaskan kembali nasi tersebut tidak mengubah kadar pati resisten.

Jadi setelah dikeluarkan dari kulkas, Anda bisa menghangatkan kembali dengan microwave atau dikukus supaya lebih terasa enak dikonsumsi.

Begini cara kerjanya: unit glukosa dalam nasi panas memiliki struktur yang longgar, tetapi ketika didinginkan, molekulnya mengatur ulang diri menjadi ikatan yang sangat erat yang lebih tahan terhadap pencernaan, kata Pushaparaja Thavarajah, PhD, yang mengawasi penelitian.

Para ilmuwan sudah tahu bahwa hal ini juga bekerja pada kentang, tetapi dalam studi baru, para peneliti berpikir bahwa menambahkan lemak seperti minyak kelapa dapat menambah perlindungan ekstra. Tampaknya. Molekul lemak masuk ke dalam nasi, kata Thavarajah, dan memberikan penghalang terhadap pencernaan yang cepat.

 

Apa Saja Manfaatnya?

Membuat pati beras jadi lebih resisten memiliki manfaat lain selain memotong kalori. Ini juga akan memberi makan bakteri baik Anda. “Pati resisten adalah substrat yang sangat baik, atau sumber energi, untuk bakteri di dalam usus manusia,” kata Thavarajah.

Dan tentu saja, beberapa manfaat lainnya dari nasi yang dimasak dengan metode ini adalah baik dan lebih aman dikonsumsi untuk penderita diabetes, kanker, serta yang sedang menjalani program diet pelangsingan.

Sumber: https://time.com/collection/guide-to-weight-loss/3754097/rice-calories-resistant-starch/

PS: Mau tahu pola makan dan memasak sehat lainnya? Silahkan Anda lihat DI SINI. Butuh minyak kelapa yang murni 100% organik dan berkualitas tinggi untuk terapi kesehatan? Silahkan Anda klik DI SINI.

Dengan senang hati kami ingin mendengar pendapat Anda.

Tinggalkan tanggapan

Mazanta
Logo
Shopping cart